Tingkatkan Kompetensi KIM, Pemkab Kediri Gelar Bimtek Jurnalistik Video

Diskominfo Kabupaten Kediri menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Jurnalistik Video bagi anggota Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di kantor Kilisuci Televisi (KSTV), Kamis, 13 November 2025. Foto: Dinas Kominfo Kab. Kediri

IDEALOKA.COM (Kediri) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kediri terus berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya komunikasi publik di tingkat desa. Salah satunya melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Jurnalistik Video bagi anggota Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) yang digelar di kantor Kilisuci Televisi (KSTV), Kamis, 13 November 2025.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan anggota KIM dalam menginformasikan potensi desa melalui media video yang kreatif, informatif, dan berkualitas.

Read More

Peserta bimtek berasal dari sejumlah desa di Kabupaten Kediri, di antaranya Desa Keling, Kec. Kepung; Desa Toyoresmi, Kec. Ngasem; Desa Mlancu, Kec. Kandangan; Desa Jongbiru, Kec. Gampengrejo; dan Desa Kerkep, Kec. Gurah.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kediri melalui Pranata Humas Ahli Muda, Yudha Yogi Prabawa, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat komunikasi publik berbasis digital.

“Kemampuan membuat konten video yang menarik dan informatif sangat dibutuhkan di era digital. Anggota KIM memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi, edukasi, dan membangun kesadaran masyarakat di tingkat desa,” ujarnya.

Yudha menjelaskan, pelatihan ini mencakup pengenalan teknik dasar pembuatan video mulai dari perencanaan konsep, pembuatan storyboard, pengambilan gambar, hingga proses penyuntingan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu menghasilkan karya video yang berkualitas tinggi dan berdaya guna bagi masyarakat.

Yudha menegaskan bahwa pelatihan bertema “Mengoptimalkan Jurnalistik Video bagi Anggota Komunikasi Informasi Masyarakat” ini merupakan langkah strategis untuk menghadapi perkembangan teknologi dan tren komunikasi publik yang kini banyak beralih ke platform berbasis video. (Adv/PKP)

Related posts

Leave a Reply