Literasi Mushaf Alquran, Mbak Wali Berharap Nilai Alquran Diterapkan di Kehidupan

Pelajar mengikuti Literasi Mushaf Alquran di SMPN 2 Kota Kediri, Senin, 9 Maret 2026. Foto: Pemkot Kediri

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menekankan agar generasi muda tidak hanya mampu membaca Alquran, tetapi juga mengaplikasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu disampaikan saat menghadiri Literasi Mushaf Al Qur’an, di SMPN 2 Kota Kediri, Senin, 9 Maret 2026.

Kegiatan ini mengambil tema Membangun Generasi Qurani untuk Mewujudkan Masyarakat Agamis yang Beradan dan Berilmu. Kegiatan diawali dengan santunan anak yatim. 

Read More

“Gerakan Literasi Mushaf Al Qur’an ini adalah upaya kita bersama untuk meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Alquran. Dengan kegiatan ini adik-adik mampu membaca Alquran dan memahami makna dari ayat yang dibaca,” ujarnya.

Wali kota termuda ini menegaskan tidak hanya mampu menulis dan membaca Alquran, generasi muda juga harus memahami maknanya. Nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Apabila mampu memegang teguh nilai-nilai Alquran, generasi muda ini pasti bisa menghadapi tantangan di masa depan.

“Hal ini sangat penting karena adik-adik hidup di zaman teknologi dan informasi yang berkembang cepat. Tentu ini harus dibentengi dengan nilai-nilai Alquran. Kalau tidak ini sangat bahaya,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, Mbak Wali juga memberikan apresiasi terhadap guru-guru dan panitia yang telah menginisiasi Literasi Mushaf Al Qur’an. Harapannya kegiatan ini dapat bermanfaat dan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk selalu cinta Alquran.

“Setelah acara ini adik-adik harus lebih semangat untuk membaca dan memahami makna dari ayat yang dibaca. Di sela-sela kesibukan sempatkan untuk membaca Alquran. Apalagi di Bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Handoko menjelaskan kegiatan ini merupakan program kerja dari guru-guru agama se-Kota Kediri. Acara ini juga sudah terselenggara di tahun sebelumnya. Tujuannya untuk membentuk karakter generasi muda di Kota Kediri. Pesertanya, siswa-siswi SD baik negeri mapun swasta sejumlah 604, lalu siswa-siswi SMP sejumlah 604, dan seluruh siswa-siswi beragama Islam di SMPN 2 Kota Kediri sejumlah 1.039.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkot Kediri Samsul Bahri, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Mandung Sulaksono, Kepala Kantor Kemenag Kota Kediri A. Zamroni, Kepala Sekolah SMPN 1-9, perwakilan MKKS Swasta dan K3S SD, dan tamu undangan lainnya. (Adv/Kom)

Related posts

Leave a Reply