Kereta api jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek rute Jakarta-Surabaya dikabarkan menabrak dari arah belakang sebuah Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuter Line yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam, 27 April 2026, sekitar pukul 20.50 WIB.
Menurut informasi yang dihimpun, sebelum terjadi kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, sebuah KRL dari arah Cikarang terhenti setelah menabrak mobil taksi di salah satu palang pintu atau Jalur Perlintasan Langsung (JPL) tak jauh dari Stasiun Bekasi Timur.
Karena ada kecelakaan tersebut, sebuah KRL lain yang akan melintas berhenti normal di Stasiun Bekasi Timur karena tidak bisa melintas akibat kecelakaan di JPL.
Sementara dari arah belakang KRL yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur melintas KA Argo Bromo Anggrek.
Petugas sudah menginformasikan agar masinis KA Argo Bromo Anggrek berhati-hati karena di depannya ada KRL yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur.
Namun belum diketahui penyebabnya, KA Argo Bromo Anggrek bernomor lokomotif CC 20613 86 tersebut tiba-tiba menabrak dengan keras gerbong paling belakang dari KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur.
Dari video yang beradar di media sosial, lokomotif KA Argo Bromo tersebut sampai menembus gerbong khusus wanita yang berada di bagian paling belakang KRL tersebut.
PT KAI belum menginformasikan korban luka maupun korban jiwa akibat kecelakaan ini.
Petugas masih fokus melakukan penyelamatan korban.
Sejumlah ambulans yang tiba di halaman Stasiun Bekasi Timur tampak mengangkut sejumlah korban.
Sejumlah akun di Instagram menginformasikan kecelakaan ini. Salah satu akun mengatakan istrinya berada di KRL yang ditabrak, namun selamat.
“Krono(logi) nya gini, di palang pintu jalan ampera YANG DIJAGA AKAMSI, ada mobil(kemungkinan taxi karna katanya mobil warna biru/hijau mencolok) ketabrak krl dari arah cikarang, otomatis krl yg baru sampe st. Bekasi timur(dari arah st. Bekasi) ga bisa lewat dan ditahan di st. Bekasi timur, nah tiba2 itu krl dihantem dari belakang sama kereta jarak jauh. Loko kereta jarak jauh masuk ke gerbong Wanita,” tulis Wija Narko melalui akun Instagram Siomay_ceu_iyung.
Informasi yang sama juga disampaikan akun Instagram lainnya. “Kronologi nya yg saya dpt dari grup..Awal kejadian dr arah Cikarang kereta mau ke Bekasi timur nabrak taksi sehingga kreta terhenti krna tertutup taksi, datanglah kreta dr arah Jakarta berhenti di stasiun Bekasi timur, krna melihat kejadian di depannya maka kreta terhenti di stasiun, entah knpa ada kreta cepat kreta Jawa dr belakang menabrak lagi KRL yg ada didepannya,” tulis akun ani_verdiani. (*)





