Salah satu kunci sukses menjadi “pemenang” di masa depan bagi generasi emas bangsa Indonesia, yakni bagi para lulusan SMP/sederajat adalah strategi cerdasnya dalam memilih sekolah kejuruan dengan prospek kerja yang cerah.
Salah satu yang selalu menjadi primadona dan tak pernah sepi peminat adalah Kompetensi Keahlian Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) atau yang lebih akrab dikenal sebagai jurusan Arsitektur di SMKN 3 Bondowoso.
Bukan tanpa alasan jurusan ini menjadi incaran. Selain menyandang status Terakreditasi A (Unggul), jurusan arsitektur ini faktanya merupakan satu-satunya jurusan jenjang SMK yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Bondowoso.
Wakil Kepala SMKN 3 Bondowoso Bidang Humas Nur Muhammad Fadli dalam rilis resminnya menyampaikan bahwasannya berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya banyak orang tua dan siswa memilih jurusan ini karena fleksibilitas karier setelah lulus.
Lulusan Arsitektur SMKN 3 Bondowoso tidak hanya disiapkan menjadi drafter (juru gambar), tetapi juga dibekali kemampuan untuk menjadi Quantity Surveyor, Quality Control, Konsultan Perencana, Kontraktor, hingga kuliah teknik sipil yang sangat luas prospek kerjanya.
“Jujur saja, daya tarik jurusan Arsitektur ini terletak pada perpaduan antara kreativitas seni, ketekunan teknik, dan prospek kerja bagi lulusan yang sangat luas serta mampu mengikuti perkembangan zaman,” ujar Fadli, Sabtu, 9 Mei 2026.
Fadli juga menjelaskan bahwa keberadaan jurusannya ini sebagai satu-satunya di Bondowoso menjadikan SMKN 3 sebagai pusat rujukan bagi pembangunan daerah.
Banyak proyek kerja sama dilakukan untuk mengasah mental siswa agar terbiasa dengan atmosfer kerja yang nyata.
“Kami terus berkomitmen menjaga kualitas jurusan dengan Akreditasi A ini dengan menguatkan standar pembelajaran, sarana dan prasarananya telah memenuhi ekspektasi industri nasional,” kata Fadli bangga.
Hal senada juga disampaikan guru Arsitektur SMKN 3 Bondowoso Fitri Yesitasari bahwasannya bagi para siswa yang memiliki minat kuat di bidang desain bangunan dan ingin berkarier di dunia konstruksi tanpa harus keluar kota. SMKN 3 Bondowoso adalah pilihan yang sulit untuk ditolak.
“Banyak yang mengira jurusan ini hanya untuk jadi tukang gambar. Padahal, cakupannya luas, mulai dari perencanaan interior, estimasi biaya (RAB), hingga manajemen proyek,” ujar Fitri yang juga alumnus SMKN 3 Bondowoso dan lanjut kuliah S1 Teknik Sipil Univesitas Negeri Malang (UM) tersebut bangga. (*)




