Telur, gula, dan minyak goreng menjadi tiga komoditas yang paling laris dalam Pasar Murah Tahap II tahun 2026 di Desa Wonorejo, Kecamatan Kunjang. Ketiganya menjadi pilihan utama warga untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Antusiasme masyarakat terlihat saat pasar murah yang digelar Bagian Perekonomian dan SDA Kabupaten Kediri bersama Tim Penggerak (TP) PKK tersebut berlangsung. Kegiatan di Desa Wonorejo merupakan pelaksanaan ketiga Pasar Murah Tahap II tahun 2026.
Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito melalui Ketua Pokja I Dyah Saktiana mengatakan tingginya antusiasme warga menunjukkan bahwa kegiatan pasar murah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Selain telur, gula dan minyak goreng, tersedia pula bawang merah, bawang putih serta berbagai produk olahan UMKM.
“Harapannya masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Utamanya masyarakat yang kurang mampu dan lansia,” ujarnya, Selasa, 8 September 2026.
Selain kebutuhan pokok, masyarakat juga mendapatkan kesempatan mengenal produk UMKM lokal. TP PKK Kabupaten Kediri turut menyerahkan paket suvenir berisi produk pabrik dan UMKM, di antaranya abon lele, telur asin, beras, minyak goreng, sarden dan kecap.
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Kabupaten Kediri Santoso mengatakan sejumlah komoditas yang tersedia dalam pasar murah dijual dengan selisih sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000 dibandingkan harga pasaran.
“Ini harus terus kita laksanakan agar masyarakat bisa merasakan dan membeli dengan harga murah. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya untuk mengendalikan inflasi,” katanya. (Adv/PKP)





