Pemerintah Kabupaten Kediri di bawah kepemimpinan Bupati Hanindhito Himawan Pramana terus memperkuat budaya inovasi.
Komitmen Mas Dhito itu diwujudkan melalui ajang Kediri Cerdas yang diharapkan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Penganugerahan lomba kreativitas teknologi dan inovasi Kediri Cerdas 2026 pun digelar oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) di salah satu hotel di Kediri, Kamis, 6 Agustus 2026.
Plt. Kepala BRIDA Kabupaten Kediri Agus Sugiarto mengatakan dengan tema “Dari Lokal untuk Global dalam Semangat Asta Cita”, ajang ini menjadi ruang untuk mengoptimalkan potensi agar memiliki nilai tambah dan daya saing.
Kompetisi ini dibagi dalam tiga kategori, yakni Inovasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Inovasi Digital, dan Inovasi Non-Digital.
Ketiga kategori tersebut menjaring beragam terobosan, mulai dari modernisasi tata kelola pemerintahan, pemanfaatan teknologi informasi, hingga solusi berbasis pemberdayaan masyarakat.
“Inovasi juga dapat hadir dalam bentuk produk, metode, proses, maupun model pemberdayaan yang efektif, efisien, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Agus.
Antusiasme peserta pada penyelenggaraan tahun ini terus meningkat. Sebanyak 70 inovator mengikuti kompetisi setelah melalui tahapan presentasi di hadapan dewan juri pada 4 Agustus 2026.
BRIDA juga akan terus mendampingi inovasi terbaik yang lahir dari Kediri Cerdas agar dapat diimplementasikan secara berkelanjutan, direplikasi di berbagai sektor, serta memperoleh perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). (Adv/PKP)





