Empat OPD Berganti Nama, Mas Dhito Siapkan Pengisian Kekosongan Kepala Dinas

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melantik sejumlah pejabat di Ruang Joyoboyo Pemkab Kediri, Jumat siang, 25 Juli 2025. Foto: Dinas Kominfo Kab. Kediri

IDEALOKA.COM (Kediri) – Empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten Kediri berubah nama. Perubahan nomenklatur perangkat daerah ini diikuti dengan pelantikan kembali para pejabat struktural dari dinas lama menyesuaikan dengan nama baru.

“Ini hanya perubahan SOTK (Struktur Organisasi dan Tata Kerja), perubahan nama saja, belum ada pejabat yang baru,” kata Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana usai melakukan pelantikan pejabat di Ruang Joyoboyo Pemkab Kediri, Jumat siang, 25 Juli 2025.

Read More

Perubahan nomenklatur perangkat daerah itu menjadi bagian dari penyempurnaan struktur birokrasi supaya lebih relevan, lebih adaptif, dan lebih mampu menjawab tantangan yang ada.

OPD yang berganti nama, yakni Dinas Perdagangan menjadi Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menjadi Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) berubah menjadi Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) berubah menjadi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Sementara itu pejabat yang dilantik keseluruhan sebanyak 71 orang. Rinciannya terdiri dari dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 18 pejabat administrator, 22 pejabat pengawas, dan 29 pejabat fungsional.

Menurut Mas Dhito, selain pelantikan itu, saat ini di Pemerintah Kabupaten Kediri beberapa OPD dijalankan oleh Pelaksana Tugas (Plt). Untuk itu, saat ini tengah disiapkan penataan pejabat secara cermat, akuntabel, dan obyektif.

“Memang nanti Kabupaten Kediri akan ada mutasi, tapi lebih pada mengisi pos-pos yang kosong terutama mempersiapkan supaya kedepannya tidak terlalu banyak Plt,” katanya. (Adv/PKP)

Related posts

Leave a Reply