Siaga Bencana, BPBD Kabupaten Kediri Siagakan URC 24 Jam

Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri menggelar Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi di lapangan belakang Kantor Pemkab Kediri, Selasa, 11 November 2025. Foto: Dinas Kominfo Kab. Kediri

IDEALOKA.COM (Kediri) – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri menggelar Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi di lapangan belakang Kantor Pemkab Kediri, Selasa, 11 November 2025.

Kegiatan ini digelar sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi cuaca ekstrem serta berbagai bencana yang mungkin terjadi di Kabupaten Kediri.

Read More

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri Stefanus Joko Sukrisno menyampaikan bahwa wilayah rawan banjir berada di Kecamatan Banyakan, Tarokan, Grogol, Plosoklaten, Sepawon, Wonorejo, dan Trisulo. Adapun wilayah rawan longsor terdapat di Kecamatan Mojo, Semen, dan Kandangan.

“BPBD Kabupaten Kediri memiliki Tim Pusdalops Unit Reaksi Cepat (URC) yang siaga 24 jam dengan 15 personel, serta didukung Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) di setiap desa rawan bencana dengan sekitar 50 personel,” katanya.

Apel kesiapsiagaan ini diikuti oleh jajaran kepala OPD, camat, unsur TNI, Polresta dan Polres Kediri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Tagana, Perhutani, Tim Siaga Bencana Desa, serta berbagai unsur relawan.

Sementara itu, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa yang memimpin apel tersebut menyampaikan bahwa kesiapsiagaan bencana harus menjadi kesadaran kolektif dan komitmen bersama seluruh unsur pemerintah dan masyarakat.

“Apel ini merupakan momentum untuk memperkuat koordinasi, mempercepat respons, serta memastikan perlindungan bagi masyarakat. Kesiapsiagaan harus menjadi budaya dalam penanggulangan bencana,” ujar Mbak Dewi.

Mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Mbak Dewi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang senantiasa siap siaga dalam melaksanakan tugas penanggulangan bencana, khususnya BPBD Kabupaten Kediri, TNI, Polri, OPD terkait, relawan, serta Tim Siaga Bencana Desa.

Ia menegaskan pentingnya memperkuat kesiapsiagaan melalui peningkatan kemampuan deteksi dan peringatan dini, kesiapan personel dan peralatan, optimalisasi jalur evakuasi dan penyaluran bantuan, serta penguatan komunikasi publik yang cepat dan tepat. (Adv/PKP)

Related posts

Leave a Reply