IDEALOKA.COM (Kediri) – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri menggelar Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi di lapangan belakang Kantor Pemkab Kediri, Selasa, 11 November 2025.
Kegiatan ini digelar sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi cuaca ekstrem serta berbagai bencana yang mungkin terjadi di Kabupaten Kediri.
Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa yang memimpin apel tersebut menyampaikan bahwa kesiapsiagaan bencana harus menjadi kesadaran kolektif dan komitmen bersama seluruh unsur pemerintah dan masyarakat.
“Apel ini merupakan momentum untuk memperkuat koordinasi, mempercepat respons, serta memastikan perlindungan bagi masyarakat. Kesiapsiagaan harus menjadi budaya dalam penanggulangan bencana,” ujar Mbak Dewi.
Ia menjelaskan karakteristik geografis, topografis, dan demografis Kabupaten Kediri memiliki potensi kerawanan bencana yang cukup tinggi.
Berdasarkan data BPBD hingga Oktober 2025, tercatat lebih dari 60 kejadian bencana di Kabupaten Kediri.
Jenis bencana yang paling sering terjadi meliputi banjir, tanah longsor, angin puting beliung, cuaca ekstrem, serta kebakaran hutan dan lahan. (Adv/PKP)



