Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Kediri memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra dengan menggelar acara tasyakuran dan konsolidasi kader, Minggu malam, 8 Februari 2026.
Kegiatan ini diikuti jajaran pengurus, kader, dan simpatisan dari tingkat PAC hingga ranting se-Kota Kediri.
Mengusung tema “Kompak, Bergerak, dan Berdampak”, peringatan HUT yang jatuh pada Jumat, 6 Februari 2026 ini dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat soliditas internal sekaligus memantapkan target politik ke depan.
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Kediri Katino mengatakan pihaknya menargetkan perolehan tujuh kursi DPRD Kota Kediri pada pemilu mendatang.
Target tersebut dinilai realistis seiring perkembangan organisasi dan meningkatnya animo masyarakat terhadap Partai Gerindra.
“Kita menargetkan tujuh kursi. Target ini memang tidak mudah, tetapi dengan kekompakan kader dari tingkat DPC, PAC, hingga ranting, kami optimistis bisa mencapainya,” ujar Katino.

Ia menjelaskan strategi utama untuk mencapai target tersebut adalah memperkuat jaringan partai hingga tingkat paling bawah, termasuk pembentukan dan penguatan kader di tingkat kelurahan hingga RT.
“Kerja-kerja politik harus dimulai dari bawah. Konsolidasi dan pembentukan kader harus tuntas pada 2026 hingga 2027, agar mesin partai benar-benar siap,” katanya.
Katino juga menilai pemekaran Daerah Pemilihan (Dapil) di wilayah Mojoroto menjadi peluang strategis untuk menambah perolehan kursi. Saat ini, antusiasme masyarakat untuk bergabung dan mencalonkan diri melalui Partai Gerindra di dapil tersebut dinilai cukup tinggi.
“Di Mojoroto sudah banyak komunikasi dari masyarakat yang ingin maju sebagai caleg melalui Gerindra. Ini menjadi modal besar bagi kami,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin atau Gus Qowim yang hadir mewakili Pemerintah Kota Kediri menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat ulang tahun kepada Partai Gerindra.
“Delapan belas tahun merupakan usia kedewasaan. Semoga Partai Gerindra semakin solid, bergerak dengan kerja nyata, dan memberikan dampak luas bagi masyarakat,” ucap Gus Qowim.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara partai politik dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan Kota Kediri yang Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangenin (Mapan). (*)





