Di tengah-tengah kesibukan dalam budidaya ikan di Danau atau Ranu Grati Pasuruan, petani keramba melakukan kegiatan peduli lingkungan yaitu dengan menuangkan 3.000 liter eco enzyme.
Kegiatan yang dilaksanakan Jumat, 13 Februari 2026 ini sebagai bentuk kepedulian petani keramba dalam menjaga kelestarian Danau (Ranu) Grati yang berada di Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Luas Ranu Grati 155 hektar atau sama dengan 187 kali luas lapangan bola. Danau ini dikelola UPT di bawah Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Jawa Timur dan Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan.
Selama ini, Ranu Grati dimanfaatkan sebagai sumber air dan tempat mencari nafkah warga sekitar.
Kegiatan ini dipelopori Yayasan “Sukun Tujuh Delapan”. Prosesi penuangan eco enzyme ini diikuti sekitar 60 orang, terdiri dari warga desa sekitar danau, petani keramba, mahasiswa, dan dosen Universitas NU Pasuruan.

Kegiatan yang dinamai dengan “Sedekah Eco Enzyme untuk Kelestarian Danau Ranu Grati” ini didukung UMKM di sekitar danau, RSBL Pabrik Gula Kedawung, CSR Indonesia Power Grati, Cheil Jedang.
Ketua Yayasan “Sukun Tujuh Delapan” Abu Hasan mengatakan bahwa inisiatif penuangan eco enzyme ini dilakukan bersama petani keramba sebagai bentuk keperdulian sosial lingkungan.
Hasan berharap semoga kegiatan ini menghasilkan kepedulian yang berkelanjutan dan tidak hanya sekali ini saja.
“Gerakan ini masih perlu dukungan dari semua pihak, karena dengan luasan Danau Ranu tersebut masih dibutuhkan 15.500 liter per bulan untuk dituangkan selama 1 sampai 2 tahun,” katanya melalui siaran pers tertulis.
Sementara itu, Rektor Universitas NU Pasuruan Abu Amar Bustomi yang hadir pada acara donasi dan penuangan eco enzyme mengatakan bahwa eco enzyme dapat mengurai amoniak, meningkatkan kualitas air, dan meningkatkan plankton yang ada di Ranu Grati.
“Setelah kualitas air danau semakin baik, maka budidaya ikan semakin mudah dan hemat pakan, termasuk perkembangan ikan lempuk (semacam ikan teri nasi) khas Danau (Ranu) Grati,” ujarnya. (*)





