Empat jurnalis Tempo host Bocor Alus hadir menerima penghargaan tersebut. Mereka adalah Stefanus Pramono yang akrab dipanggil Pram, Raymundus Rikang, Hussein Abri Dongoran, dan Francisca Christy Rosana alias Cicha.
“Terima kasih atas penghargaan yang luar biasa ini. Terima kasih juga kepada rezim pemerintah Jokowi dan keluarganya, karena merekalah mungkin kami bisa berada di sini,” kata Pram disambut tawa puluhan orang yang hadir.
Pram mengatakan podcast Bocor Alus sudah berjalan setahun lebih dan berdampak positif pada masyarakat. “Kami mendapat sambutan yang luar biasa dari publik, juga trust (kepercayaan) yang luar biasa, dampak yang kami rasakan luar biasa,” katanya.
BACA: Larang Karya Investigasi, Dewan Pers dan Organisasi Pers Tolak RUU Penyiaran
Namun di balik keberanian para jurnalis Tempo mencari informasi dan mengungkap konspirasi yang merugikan demokrasi, potensi ancaman selalu ada.
Pram mengungkapkan beberapa kejadian yang dialami rekan sejawatnya sebagai host Bocor Alus. “Pertama, kami yang mengalami Cicha, rumah orang tuanya difoto-foto gitu. Rikang kemarin ketika mengeluarkan investigasi soal (gelar) guru besar (bagi politisi) juga mendapat ancaman dari pejabat negara,” kata Pram yang pernah meliput perang di Suriah ini.
Intimidasi yang terbaru dialami Hussein. “Hussein Senin lalu mobilnya dilempar sampe pecah,” katanya.
Kaca mobil yang dikendarai Hussein dilempar seseorang diduga menggunakan pecahan keramik bahan busi di Jalan Pattimura menuju Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Senin malam, 5 Agustus 2024. Kasus ini sedang diselidiki kepolisian setempat.




